Momen menarik terjadi saat Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio melepas peserta Penyengat Light Run 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya pelestarian adat dan budaya lokal, serta mendorong penyusunan Kalender Pariwisata 2026.

Ia juga mengumumkan dukungan dana pusat sebesar Rp16 miliar untuk pembangunan infrastruktur Pulau Penyengat, termasuk renovasi panggung, halaman adat, penerangan, dan pembangunan Monumen Bahasa Nasional Indonesia setinggi 60 meter.

“Pulau Penyengat diharapkan menjadi second home bagi wisatawan domestik dan mancanegara, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah melalui promosi berkelanjutan,” ujar Gubernur Ansar Ahmad.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi dan menjaga kearifan lokal.

Acara Penyengat Heritage Fest 2025 berhasil menghadirkan nuansa budaya, olahraga, dan hiburan, sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata yang potensial bagi Kepri.