Fadli Zon turut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam melestarikan budaya.
Ia menyebut, penghargaan kebudayaan yang diterima Gubernur Ansar Ahmad pada Desember 2024 lalu menjadi bukti nyata upaya tersebut.
Selain itu, Fadli Zon menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pendirian Monumen Bahasa dan Museum Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat.
“Saya akan menyampaikan hal ini kepada pemerintah pusat, termasuk kepada Presiden. Bahasa Indonesia yang menjadi tonggak persatuan kita lahir dari Kepulauan Riau,” tegasnya.
“Kita sangat mendukung ini, Pak Gubernur. Mudah-mudahan visi besar ini segera terwujud. Pulau Penyengat bisa menjadi center of gravity bahasa Indonesia,” tambah Fadli.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan komitmen Pemprov Kepri untuk mendukung penuh Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat harmoni budaya dan lingkungan, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.
“Hal ini sejalan dengan misi RPJMD Kepri, yakni mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan nasional, serta ekologi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Ansar Ahmad.
Ia juga menyampaikan berbagai langkah konkret yang telah dilakukan Pemprov Kepri untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Negeri Segantang Lada.
“Upaya ini adalah wujud nyata bahwa Kepulauan Riau siap menjadi garda terdepan dalam pembangunan nasional, sekaligus menandai kemajuan daerah di mata negara-negara tetangga,” pungkas Ansar.

