HARIANMEMOKEPRI.COM – Kemilau Nusantara Kepri sukses menyuguhkan beragam pertunjukan kesenian tradisional hingga modern di sepanjang Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Sabtu (27/9/2025) malam.
Sejak sore, ribuan masyarakat tampak antusias memadati lokasi acara. Selain menikmati hiburan, warga juga ramai mengunjungi stand UMKM yang turut hadir meramaikan kegiatan ini.
Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kepri tersebut berlangsung semarak sejak pagi hingga malam hari.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengapresiasi antusiasme masyarakat. Ia menyebut, pada 2026 mendatang Pemprov Kepri akan menghadirkan lebih banyak event pariwisata di Kota Tanjungpinang, dengan target menarik wisatawan mancanegara.
“Kita dorong selain objek wisata, sport tourism juga akan kita kembangkan di semua kabupaten/kota. Kami mohon doa semua pihak agar keamanan dan ketenteraman selalu terjaga. Harapan kami, Tanjungpinang bisa semakin ramai seperti kota-kota lainnya,” ungkap Ansar.
Ansar juga mengabarkan bahwa pada November 2025 mendatang, Pemprov Kepri bersama pemerintah pusat akan menggelar Festival Budaya Melayu Internasional di Provinsi Riau.
Hal ini sekaligus menjadi tindak lanjut setelah dirinya menerima Medali Emas Kebudayaan dari Kementerian Kebudayaan beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menambahkan bahwa Kemilau Nusantara Kepri menghadirkan 18 sanggar seni dari Tanjungpinang dan Bintan.
“Acara ini menjadi ruang bagi para seniman dan sanggar untuk mengekspresikan karya mereka. Terima kasih kepada Pemprov Kepri yang telah memberikan wadah kreatif seperti ini,” kata Hasan.
Tak hanya menampilkan kesenian daerah, acara semakin meriah dengan kehadiran penyanyi slow rock asal Minangkabau, Ipank.
Ribuan penonton dari berbagai kalangan, mulai dari Gen Z hingga orang tua, tampak larut dalam penampilannya.
Beberapa lagu populer seperti Rantau Den Pajauah, Terlalu Sadis, Perceraian Lara, Kutimang Adikku Sayang, Gubuk Jadi Istana, Lumpur dan Berlian, hingga Apakah Itu Cinta berhasil menghipnotis penonton hingga larut malam.

