“Event ini terus tumbuh dari tahun ke tahun. Harapan kami, pada 2026 seluruh komunitas Borneo di Kepri bisa ambil bagian. Ini bukan hanya soal budaya, tapi juga persatuan dan kontribusi untuk daerah,” ujar Rusmadi.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat Kalimantan dalam pembangunan daerah, khususnya Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri.
“Lewat budaya, kita ingin memberi energi positif untuk negeri ini. Forum Dayak PKBKB akan terus menjadi mitra pemerintah dalam memajukan daerah,” katanya.
Event ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga mempererat hubungan antarkomunitas lintas suku dan daerah di Kepulauan Riau.
Warisan budaya yang ditampilkan menjadi simbol kekuatan dalam membangun harmoni dan kemajuan bersama.

