Dewi mengajak para orang tua membiasakan membaca bersama anak minimal 15 menit setiap hari.
Dewi juga mendukung gagasan dua jam tanpa telepon genggam di sekolah sebagai salah satu upaya membangun kedisiplinan dan meningkatkan minat baca generasi muda.
Melalui pengukuhan tersebut, gerakan literasi di Tanjungpinang diharapkan semakin berkembang dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, sekaligus memperkuat budaya membaca dan melestarikan nilai-nilai budaya Melayu.

