Ia menjelaskan, arah pembangunan Kota Tanjungpinang lima tahun ke depan akan mengusung visi BIMA SAKTI, akronim dari Berbudaya, Indah, Melayani, dan Aman.

Visi ini bertujuan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, religius, kreatif, berteknologi, dan berintegritas.

Lebih lanjut, Lis menyebutkan bahwa visi tersebut dijabarkan dalam lima misi utama, yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Fokus pembangunan mencakup penataan kota berbasis budaya Melayu, peningkatan infrastruktur ramah lingkungan, penguatan sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi berbasis kemandirian usaha.

Selain itu, Pemko juga akan memperkuat tata kelola pemerintahan modern dan profesional, serta membangun masyarakat yang religius, tertib, dan berbudaya.

“Agar visi dan misi ini dapat diwujudkan secara konkret, diperlukan penjabaran lebih rinci dalam bentuk tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program prioritas,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Tanjungpinang telah menyusun sembilan program prioritas dalam RPJMD 2025-2029.