Walikota Tanjungpinang Buka Pelatihan Kebersihan Lingkungan

Avatar of Indra Priyadi

- Redaktur

Kamis, 23 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadispar Tanjungpinang Meitya saat Berikan Sambutan

Kadispar Tanjungpinang Meitya saat Berikan Sambutan

Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang Hj Rahma SIP membuka pelatihan kebersihan lingkungan,sanitasi dan pengolahan sampah bagi destinasi wisata di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu ( 22/09 ).

Pelatihan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang ini, akan berlangsung selama tiga hari, dan diikuti sebanyak 40 orang peserta. Pelatihan ini dilaksanakan guna mempersiapkan dibukanya kembali destinasi pariwisata di kota Tanjungpinang.

Saat ini wawasan tentang tentang kebersihan sangatlah penting, dimana tempat wisata selayaknya harus bersih sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

“Lebih baik lagi kalau ada sampah yang dapat di kelola dengan baik seperti sampah plastik yang bisa di buat untuk kerajinan tangan,” ungkap Rahma.

Rahma melanjutkan, dalam pengolahan sampah, ada tiga metode yakni 3-R (Reuse, reduce dan recycle). Reuse itu menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama maupun untuk fungsi yang lainnya.

Sedangkan Reduce mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah dan Recycle itu sendiri mengolah sampah menjadi suatu barang atau menjadi produk baru yang bermanfaat dan berkah.

“Pelatihan ini salah satu upaya pemerintah untuk mempersiapkan pelaku pariwisata agar setelah covid – 19 berakhir kita siap menerima kunjungan wisatawan kembali. Saya berharap, peserta pelatihan ini dapat menjadi teladan dan pelopor kepada masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah di lokasi destinasi wisata,” pungkas Rahma.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Meitya Yuliaty menyebut kementrian pariwisata telah mengeluarkan sertifikat CHSE (Cleanliness, Healt, Safety, Environment, Sustainability) yang dapat di jadikan sebagai pengakuan terhadap usaha yang telah memenuhi standar kesehatan, kebersihan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, CHSE menjadi pedoman wisatawan untuk menentukan destinasi wisata yang akan ditujunya. Pandemic membuat orientasi wisatawan dalam melakukan perjalanan mengalami perubahan drastis. Tak hanya kebutuhan fasilitas pendukung saja, tetapi apakah destinasi wisata sudah berbasis CHSE menjadi pertimbangan penting dan utama.

“Dengan adanya sertifikat ini dapat membantu membangkitkan para pelaku usaha pariwisata ini kembali jaya dari sebelumnya sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan perekonomian Indonesia,” jelas Meitya.

Baca Juga :  Imigrasi Tanjungpinang Perketat Pengawasan WNA di Bintan

Berita Terkait

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Kodim 0315 dan Progres Koperasi Merah Putih Senggarang
Pemko dan Polresta Tanjungpinang Perkuat Koordinasi Keamanan
PWI Apresiasi Peran BP Kawasan dalam Menggerakkan Investasi Daerah
Jaga Kamtibmas, Dandim 0315 dan Kapolresta Tanjungpinang Perkuat Koordinasi
Forkopimda Kompak di Malam Pisah Sambut Kapolresta Tanjungpinang
Dandim 0315 Tanjungpinang Hadiri Pengantar Tugas Danwing Udara I Puspenerbal
KBP Hamam Wahyudi Tinggalkan Tanjungpinang, KBP Indra Ranu Dikarta Siap Jaga Harkamtibmas
IMB Diganti PBG, Tanjungpinang Resmi Terapkan Perda Bangunan Gedung Baru

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:44 WIB

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Kodim 0315 dan Progres Koperasi Merah Putih Senggarang

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pemko dan Polresta Tanjungpinang Perkuat Koordinasi Keamanan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:21 WIB

PWI Apresiasi Peran BP Kawasan dalam Menggerakkan Investasi Daerah

Senin, 12 Januari 2026 - 16:09 WIB

Jaga Kamtibmas, Dandim 0315 dan Kapolresta Tanjungpinang Perkuat Koordinasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:59 WIB

Forkopimda Kompak di Malam Pisah Sambut Kapolresta Tanjungpinang

Berita Terbaru