“Mereka adalah bagian penting dari masyarakat yang tidak boleh dilupakan,” ujar Lis.
Dalam program 100 hari kerja, Lis menekankan dua fokus utama:
1. Program Non-Fisik: Reformasi pendidikan melalui pelatihan guru, tata kelola pemerintahan yang transparan, promosi kegiatan berbasis masyarakat, serta peningkatan minat baca dan literasi.
2. Program Fisik: Pembangunan infrastruktur prioritas di empat kecamatan di Kota Tanjungpinang dengan anggaran total Rp 9,3 miliar.
“Kami memohon dukungan penuh dari semua pihak agar program ini berjalan lancar. Ini adalah langkah awal dari visi besar kami untuk menjadikan Tanjungpinang kota yang berbudaya, melayani, dan aman,” tegas Lis.
Lis Darmansyah mengakhiri sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bergotong royong demi Tanjungpinang yang lebih baik.
“Bersama-sama, mari kita wujudkan Tanjungpinang yang lebih maju untuk semua,” tutup Lis.

