Tanjungpinang – Lebih kurang enam ruangan kelas Pondok Pesantren Al Khoir rusak berat akibat dihantam hujan lebat serta angin kencang yang terjadi sejak Minggu ( 14/03 ) siang sekitar pukul 13 : 00 Wib.
Tampak kerusakan yang terjadi pada atap ruangan yang berbahan rangka baja hancur tidak bisa gunakan bahkan jatuh tertiup angin ke halaman Ponpes Al Khoir beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
Team reaksi cepat ( TRC ) dari BPBD Tanjungpinang bersama Ormas Kepemudaan Ansor – Banser dan Ikawangi Tanjungpinang saling bahu membahu membersihkan puing – puing reruntuhan atap ruangan.
Pengasuh Ponpes Al Khoir KH Imam Juwaeni menuturkan, bahwa kejadian ini terjadi sekitar pukul 13 : 00 Wib dan tidak ada korban jiwa.
Atap Ruangan akibat di terpa angin kencang ( Foto: Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, untung saja tidak ada anak anak sekolah kebetulan pas hari Minggu, memang kemarin angin kencang sehingga atap terjatuh ke halaman pesantren, saya juga berterima kasih kepada Ansor Banser dan Ikawangi Tanjungpinang yang selalu siap membantu, ” ungkapnya, Senin (15/03 ).
Walikota Tanjungpinang Hj Rahma SIP yang turun langsung meninjau lokasi bersama Kadis PUPR dan Kepala BPBD mengatakan bahwa tdirinya akan memberikan bantuan untuk meringankan musibah tersebut.
“Dari hasil rapat kami dalam meringankan musibah ini kita akan segerakan prosesnya sesuai dengan tahapan tahapan yang berlaku,” ungkapnya.
Rahma juga melanjutkan, kedepan akan membuat penerangan jalan karena melihat kurang optimalnya penerangan jalan di wilayah tersebut.
“Terkait lampu jalan akan dimasukkan akhir tahun dalam APBD – P nanti, karena anggaran APBD saat ini sedang berjalan, Insy Allah saya akan perintahkan pegawai Perkim untuk survey di lokasi ini untuk membuat lampu jalan yang resmi sehingga kegiatan pada malam hari bisa berjalan dengan lancar, ” pungkas Rahma.

