Sementara itu, Komisi III DPRD  Tanjungpinang didalam berita acara yang sama mendukung rencana pengembangan terminal Sri Bintan Pura melalui tarif pas terminal penumpang.

Namun Komisi III DPRD Tanjungpinang menurunkan besaran tarif dari PT Pelindo Regional 1 cabang Tanjungpinang dari sebesar Rp 20.000 di terminal Domestik menjadi Rp 15.000 sekali masuk

Baca Juga: Dua Orang Nelayan Asal Bintan Hanyut di Perairan Negara Malaysia Dapat Diselamatkan Satpolairud Polres Bintan

Sedangkan untuk terminal Internasional tarif pas sekali masuk dari Rp 100.000 menjadi Rp 75.000 bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Rp 100.000 untuk Warga Negara Asing (WNA).

Menanggapi tentang kenaikan tarif pas Pelabuhan Sri Bintan Pura itu, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengatakan sebenarnya beberapa waktu yang lalu pihak Pelindo Regional 1 cabang Tanjungpinang sudah menyampaikan ada rencana kenaikan tarif pas Pelabuhan. 

Baca Juga: Peringati Hari Bakti TNI-AU Ke 76, Lanud RHF Tanjungpinang Bersih – Bersih di Pulau Penyengat

“Tetapi waktu itu saya menyampaikan bahwa ini harus pertimbangannya matang pak, karena mengingat masyarakat masih dalam kondisi sulit,” jelas Walikota Tanjungpinang Hj Rahma.

Untuk itu selaku Walikota Tanjungpinang Hj Rahma meminta PT Pelindo Regional 1 cabang Tanjungpinang untuk pertimbangkan kembali tarif pas itu.

Baca Juga: Makna Serta Anjuran Dalam Bulan Muharram, Berikut Ini Penjelasannya

“Saya atas nama Walikota Tanjungpinang meminta pertimbangkanlah kembali angka ini, bagaimanapun tentu kita baru pemulihan ekonomi, jadi pertimbangkanlah kembali,” pungkasnya.***