Saat ini PSC 119 Tanjungpinang didukung satu unit ambulans yang dilengkapi fasilitas medis. Selain itu, layanan ini juga mendapat dukungan ambulans dari sejumlah puskesmas.
“Mereka tidak bekerja sendiri, tetapi terintegrasi dengan rumah sakit. Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan MoU, termasuk dengan Rumkital Midiyanto Suratani,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan layanan PSC 119 akan terlebih dahulu melalui tahap uji coba.
Operasional layanan direncanakan berjalan selama 24 jam dengan sistem tiga shift setiap hari.
“Satu shift diisi tiga orang petugas, jadi dalam sehari ada sembilan petugas yang bertugas,” kata Rustam.
Ia menjelaskan, PSC 119 difokuskan untuk penanganan kondisi darurat medis. Setiap masyarakat yang menghubungi nomor 119 akan terlebih dahulu dilakukan asesmen oleh petugas call center.
“Nanti masyarakat yang menelepon akan di-assessment oleh petugas call center, apakah perlu dikunjungi langsung oleh tim medis atau cukup diberikan petunjuk penanganan sementara,” pungkasnya.

