HARIANMEMOKEPRI.COM – Untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan serta memperkuat integritas personel, Polresta Tanjungpinang kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) rutin bagi anggota yang beragama Islam dan Kristen, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan Binrohtal bagi personel Muslim diisi dengan pembacaan Surah Yasin dan tausiah yang disampaikan oleh Imam Muzanni.

Dalam ceramahnya, ia menyampaikan tema tentang keutamaan melaksanakan shalat berjamaah di masjid.

Menurutnya, shalat berjamaah memiliki berbagai keutamaan, di antaranya pahala dilipatgandakan hingga 27 derajat dibandingkan shalat sendirian, setiap langkah menuju masjid bernilai pahala dan menghapus dosa, serta mendapatkan doa dari para malaikat.

Selain itu, shalat berjamaah juga menjadi salah satu cara untuk menjauhkan diri dari sifat munafik dan menjadi cahaya di hari kiamat.

Kabag SDM Polresta Tanjungpinang, Subaidah, mengatakan kegiatan pembinaan rohani ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter personel yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki nilai spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan kualitas keimanan dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat,” ujar Kompol Subaidah.

Sementara itu, bagi personel beragama Kristen, kegiatan pembinaan rohani dilaksanakan dalam bentuk ibadah kebaktian dipimpin oleh George Julianus. Rangkaian kegiatan meliputi puji-pujian, doa pembuka, penyampaian khotbah, serta doa penutup.

Dalam khotbahnya, Pendeta George Julianus mengangkat tema “Iman yang Teguh di Tengah Ancaman dan Tekanan.”

Ia mengajak para personel untuk tetap memiliki iman yang kuat dan tidak goyah meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan maupun tugas.

Kabag SDM menambahkan, kegiatan Binrohtal di Polresta Tanjungpinang dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis dan diikuti oleh para perwira, bintara, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersama personel Polsek jajaran.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual personel guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berintegritas,” tutupnya.