Pihaknya telah mengarahkan Satpol PP telah memberikan pengarahan untuk melakukan penertiban mulai besok dan beberapa aset Pemko Tanjungpinang yang digunakan pedagang agar di bongkar.

“Kita kasih waktu 3 hari untuk kita bongkar karena itu Aset Pemko Tanjungpinang, yang kita sayangkan pedagang jalan masyarakat di pakai bahkan ada yang disewakan,” terang Hasan.

Oleh sebab itu, Hasan menghimbau kepada siapapun yang mem back up ataupun DPRD dan lainnya agar membantu kerja pemerintah terutama kepada pedagang.

“Mereka pedagang tidak salah, mereka cari makan, jadi tidak ada toleransi bagi siapapun itu, tolong dibantu pemerintah untuk ini,” tuturnya.

BUMD, kata Hasan, telah menyiapkan meja serta fasilitas lainnya termasuk gerobak maupun troli dalam mengangkut barang dagangan.

“Kita sediakan gerobak untuk mereka menaikkan barang, nanti di anggaran perubahan kita pakai troli, saat ini kita hitung dulu trolinya berapa di butuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Dirut BUMD Tanjungpinang Windrasto Dwi Guntoro menyampaikan bagi pedagang daging, BUMD akan mengundang para tauke ikan.