Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang meresmikan Bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Juadah Nusantara di Pelantaran Gedung Gonggong Tepi Laut, Sabtu ( 06/03 ).
Sebanyak 40 Stand Bazar Binaan Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang dengan menampilkan berbagai jenis makanan dan usaha lainnya.
Kepala Disperindag Kota Tanjungpinang Atmadinata mengatakan, kita tahu bahwa di sektor industri kecil mengalami dampak yang besar akibat Pandemic Covid 19 oleh karena itu kami memfasilitasi mereka dalam menumbuhkan Roda ekonomi.
“Di Bazar ini semua produk – produknya sudah di cek oleh Dinas Kesehatan baik dari kandungannya serta lain sebagainya dan telah diberikan label Halal oleh MUI karena syarat untuk dipasarkan wajib memiliki label Halal, ” jelas Atma.
Atma berharap untuk usaha mikro, industri kecil agar lebih eksis lagi dalam memasarkan produk produk tradisional.
“Kepada Usaha Mikro, maupun industri kecil harus giat dan lebih eksis lagi karena pemerintah sudah memberikan fasilitas dan inovasi jangan seperti ibarat gayung tak bersambut, ” ujarnya.
Sementara Walikota Tanjungpinang Hj Rahma SIP yang membuka secara langsung Bazar Juadah Nusantara mengajak unutk memperhatikan Protokol Kesehatan agar bisa menjadi contoh bagi Stand Bazar UKM dan IKM yang ada di lain tempat.
“Kalau tidak bisa memberikan contoh yang baik kepada yang lain jangan disalahkan yang di luar sana jika tidak bisa menjalankan seperti apa yang kita harapkan. Karena ini langsung dipantau oleh Kadisperindag dan seluruh jajaran pemerintah selalu pakai masker ketika berjualan kalau perlu siapkan cuci tangan di area sini, ” jelasnya.
Rahma menambahkan, untuk penerangan akan mengecek terlebih dahulu kemampuan daya listrik bisa apa tidak untuk dua puluh tenda, satu tenda satu buah lampu, untuk urusan lampu di luar lampu jalan itu urusan PLN kalau lampu jalan itu urusan dari pemerintah.
“Bazar ini kalau kita mampu menjaga Protokol Kesehatan dengan baik maka bisa dilanjutkan nanti pertimbangannya di bulan puasa tapi kuncinya adalah dari bapak ibu semua yang mengikuti Bazar ini kalau menimbulkan kerumunan yang tidak terkendali maka tentu akan ditinjau ulang untuk itu diusahakan dalam melayani pelanggan jangan berlama – lama, ” tutur Rahma.
Dirinya mengapresiasi kepada peserta Bazar agar sama sama menjaga kebersihan, jaga kekompakan serta saling membantu memulihkan perekonomian saat ini.
“Terima kasih apresiasinya kepada seluruh peserta Bazar, tentu ini upaya kita bersama sama dalam menguatkan serta pemulihan ekonomi karena di masa Pandemic seluruh kegiatan ekonomi terutama UKM menjadi perhatian penuh dari pemerintah sehingga pada hari ini kita harus bersama sama sinergi antara pemerintah dan pengusaha untuk menyambut baik dan semangat gigih dan tidak gampang menyerah jangan selalu menjaga kebersihan, jaga kekompakan serta saling membantu, ” pungkas Rahma.

