Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindag Tanjungpinang, Riany, menyatakan pihaknya siap menjalankan arahan pimpinan.

Ia menegaskan akan meningkatkan komunikasi dengan distributor untuk menjaga kestabilan harga barang serta memastikan operasi pasar murah berjalan efektif.

Selain itu, Disperindag juga akan melakukan kajian lebih lanjut mengenai pemanfaatan Gedung Tengku Mandak sebagai pusat perdagangan UMKM.

“Ini menjadi bagian dari strategi kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Riany.

Riany menambahkan, koordinasi dengan Satpol PP dan para pedagang akan terus dilakukan untuk memastikan aktivitas perdagangan tetap tertib tanpa mengganggu estetika kota dan fasilitas umum.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Tanjungpinang dapat merasakan manfaat nyata dari kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta menciptakan lingkungan usaha yang kondusif.