Hal itu menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah pusat menyetujui sebagian besar usulan tersebut.

Selain bantuan dari pemerintah pusat, dukungan juga datang dari sejumlah kementerian.

Kementerian Sosial mengalokasikan 31 unit rumah bagi keluarga yang anaknya bersekolah di Sekolah Rakyat, Kementerian Kesehatan memberikan bantuan rehabilitasi untuk 100 unit rumah, sementara Kementerian Pendidikan menyalurkan bantuan bagi lima unit rumah.

Dengan total 589 unit rumah yang akan direhabilitasi, Pemko Tanjungpinang berharap semakin banyak masyarakat dapat menikmati hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.

Lis menegaskan, pemerintah daerah akan kembali mengajukan usulan sekitar 1.000 unit RTLH pada tahun depan agar lebih banyak warga yang dapat menerima manfaat program tersebut.

“Kami akan terus berupaya memperjuangkan bantuan dari pemerintah pusat. Harapannya, semakin banyak rumah warga yang bisa diperbaiki sehingga kualitas hidup masyarakat Tanjungpinang terus meningkat,” tutupnya.