HARIANMEMOKEPRI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan mendesak PT PLN (Persero) menyampaikan jadwal pemadaman listrik bergilir yang akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya ketidaksesuaian antara jadwal pemadaman listrik yang beredar dengan kondisi sebenarnya.

Situasi ini dinilai menimbulkan ketidakpastian bagi masyarakat di Tanjungpinang dan Bintan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ketua Umum HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Ilham Bani Arrasyid, menegaskan bahwa persoalan pemadaman listrik bukan hanya berkaitan dengan gangguan pasokan, tetapi juga menyangkut keterbukaan informasi dan tanggung jawab pelayanan kepada pelanggan.

“Kami meminta PLN menyampaikan jadwal pemadaman yang akurat dan sesuai kondisi di lapangan. Jika ada perubahan akibat kendala teknis, informasikan secara terbuka dan segera perbarui jadwalnya,” tegas Ilham.

Menurutnya, HMI memahami bahwa gangguan kelistrikan dapat terjadi akibat berbagai kendala teknis.

Namun, masyarakat tetap berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai wilayah terdampak, waktu pemadaman, perkiraan listrik kembali menyala, hingga perubahan jadwal apabila terjadi.

Untuk itu, HMI mendesak PLN menyediakan kanal informasi resmi yang diperbarui secara berkala serta membentuk posko pengaduan khusus bagi masyarakat Tanjungpinang dan Bintan.

Posko tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, melaporkan ketidaksesuaian jadwal, serta mendapatkan kepastian mengenai tindak lanjut laporan yang disampaikan.