HARIANMEMOKEPRI.COM — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-242 Kota Tanjungpinang, Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar ziarah makam ke sejumlah tokoh kerajaan Melayu, Senin (5/1/2026).

Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpinang merupakan bentuk penghormatan terhadap semangat kepahlawanan Yang Dipertuan Muda IV Riau–Lingga–Johor–Pahang, Raja Haji Fisabilillah, dalam Perang Riau melawan Belanda pada tahun 1782–1784.

Sejarah mencatat, pada 6 Januari 1784 armada Belanda berhasil dipukul mundur dari perairan Riau.

Kemenangan tersebut ditandai dengan hancurnya kapal komando pasukan Belanda, Malaka’s Wal Faren.

Peristiwa bersejarah inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Tanjungpinang.

Adapun rute ziarah makam yang dilakukan Pemko Tanjungpinang meliputi Makam Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah di Kampung Melayu Km 6, Kelurahan Melayu Kota Piring Makam Daeng Marewa di Kampung Kota Raja, Kelurahan Kampung Bugis

Makam Daeng Celak di Sei Timun, Kelurahan Kampung Bugis serta Makam Raja Haji Fisabilillah, Makam Raja Ali Haji, dan Makam Engku Putri Raja Hamidah yang berada di Pulau Penyengat.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan bahwa ziarah makam ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpinang.

“Ziarah ini kita awali ke makam-makam kerajaan terdahulu sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa. Dengan kegiatan ini, kita berharap dapat menjadi tolok ukur sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Lis di sela-sela kegiatan.

Selain ziarah makam, Lis menyebutkan bahwa rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Tanjungpinang juga diisi dengan apel bersama, istighosah di Masjid Al Uswah pada Selasa (6/1/2026), serta salat tasbih bersama pada Rabu (7/1/2026) pagi.

“Melalui momentum ini, kita juga mengisinya dengan kegiatan keagamaan serta penggalangan donasi untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tutupnya.