HARIANMEMOKEPRI.COM – Kedatangan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau mulai memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat di Kota Tanjungpinang.
Pada Jumat (3/7/2026), rombongan kafilah dari Kabupaten Karimun dan Kota Batam tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang.
Kafilah Karimun datang lebih dahulu sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan Kapal Ferry Karunia, disusul Kafilah Kota Batam sekitar pukul 11.00 WIB.
Kedatangan kedua kafilah disambut Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui prosesi pemasangan tanjak dan penaburan beras kunyit sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu.
Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Elfiani Sandri, mengatakan penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan perlombaan, tetapi juga membawa manfaat bagi sektor pariwisata, UMKM, serta perekonomian masyarakat.
“Mereka tentu datang untuk mengikuti MTQ. Namun di sela-sela kegiatan, mereka juga bisa mengunjungi tempat-tempat wisata maupun bazar yang sudah kami siapkan. Harapannya, kehadiran para kafilah ini juga memberi manfaat bagi pelaku UMKM dan perekonomian masyarakat Tanjungpinang,” ujar Sandri.
Menurut Elfiani, keberhasilan Tanjungpinang sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan MTQ, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh tamu.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan MTQ dengan mengunjungi venue perlombaan, bazar UMKM, sekaligus menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Senada dengan itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Tanjungpinang, Muhammad Yatim, berharap kehadiran peserta dari berbagai daerah dapat semakin menyemarakkan MTQ XII Kepri sekaligus meningkatkan kunjungan ke stan-stan bazar dan pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan kedatangan kafilah dari Batam bisa menyemarakkan MTQ Provinsi Kepri di Tanjungpinang dan meningkatkan kunjungan, terutama ke stan-stan bazar dan UMKM, sehingga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemerintah Kabupaten Karimun, Muhammad Isnain, menyampaikan kafilah Kabupaten Karimun datang dalam dua gelombang dengan total sekitar 300 orang.
Seluruh peserta mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan pada MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
“Kami mengikuti semua cabang MTQ. Harapannya tentu bisa memberikan penampilan terbaik dan memperoleh hasil yang maksimal,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi penyambutan yang diberikan Pemerintah Kota Tanjungpinang dan panitia penyelenggara yang dinilai berlangsung sangat baik.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mengatakan Kota Batam mengirimkan 233 peserta dan official akan berlaga di seluruh cabang MTQ dengan target meraih prestasi terbaik.
Menurutnya, optimisme tersebut didukung oleh perkembangan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kota Batam yang terus mencetak qari dan qariah berprestasi.
“Kami mengikuti seluruh cabang MTQ dengan target meraih hasil terbaik,” kata Firmansyah.
Selama berada di Tanjungpinang, kafilah Kota Batam menginap di Hotel CK Tanjungpinang.
Firmansyah juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Tanjungpinang beserta panitia penyelenggara.
Penyambutan kedua kafilah turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang, di antaranya Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Robert Lukman, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Riany selaku liaison officer (LO), serta sejumlah pejabat lainnya.

