Menurut Elfiani, keberhasilan Tanjungpinang sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan MTQ, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh tamu.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan MTQ dengan mengunjungi venue perlombaan, bazar UMKM, sekaligus menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Senada dengan itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Tanjungpinang, Muhammad Yatim, berharap kehadiran peserta dari berbagai daerah dapat semakin menyemarakkan MTQ XII Kepri sekaligus meningkatkan kunjungan ke stan-stan bazar dan pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan kedatangan kafilah dari Batam bisa menyemarakkan MTQ Provinsi Kepri di Tanjungpinang dan meningkatkan kunjungan, terutama ke stan-stan bazar dan UMKM, sehingga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemerintah Kabupaten Karimun, Muhammad Isnain, menyampaikan kafilah Kabupaten Karimun datang dalam dua gelombang dengan total sekitar 300 orang.

