“Harapannya, mereka dapat mengembangkan pengetahuan serta keterampilan yang dapat diaplikasikan saat mereka kembali ke masyarakat,” ungkap Adittya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak Rutan Kelas I Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mendorong program literasi agar warga binaan dapat mendapatkan manfaat maksimal selama menjalani masa pidana.
“Kami akan memastikan buku-buku ini dimanfaatkan dengan baik oleh warga binaan, sehingga mereka bisa terus belajar dan mengembangkan diri,” tutup Adittya.

