HARIANMEMOKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang terus berupaya melengkapi data Sensus Ekonomi dengan mendatangi langsung sejumlah instansi pemerintah.
Langkah ini dilakukan untuk menjangkau aparatur sipil negara (ASN) yang belum berhasil didata saat petugas melakukan kunjungan dari rumah ke rumah.
Salah satu instansi menjadi sasaran pendataan adalah Radio Republik Indonesia (RRI) Tanjungpinang pada Kamis (8/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BPS Kota Tanjungpinang mencatat 13 orang belum terjangkau pendataan sebelumnya.
Statistisi Ahli Pertama BPS Tanjungpinang, Siti Larasati, menjelaskan bahwa kesibukan pegawai selama jam kerja menjadi salah satu faktor menyebabkan petugas kesulitan menemui calon responden di rumah.
Karena itu, BPS Kota Tanjungpinang menerapkan strategi jemput bola dengan mendatangi kantor-kantor instansi agar proses pendataan dapat dilakukan secara lebih mudah dan efisien.
“Petugas kita mungkin sudah sampai ke rumahnya, tapi karena kegiatan ASN banyak, akhirnya tidak bertemu,” kata Siti Larasati.
Selain RRI Tanjungpinang, pendataan pada hari yang sama juga dilakukan di Kementerian Pertanian dan Badan Gizi Nasional.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah menyasar sejumlah kementerian serta lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Siti mengatakan, pendekatan langsung ke instansi diharapkan dapat membantu pegawai memenuhi kebutuhan pendataan tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau mengatur waktu khusus untuk ditemui petugas di rumah.

