Masih kata Iwan, untuk Jaminan Kematian kurang lebih 320 orang yang mengajukan selama enam bulan dengan nominal klaim dibayarkan Rp8,2 miliar.

Sedangkan Jaminan Pensiun dari Januari sampai September 2025 sebanyak 74 orang dan klaim yang dibayarkan Rp1,1 miliar

Jaminan Pensiun ini adalah santunan yang diberikan kepada ahli waris atau langsung baik bersifat lump sum (pembayaran sejumlah uang secara keseluruhan atau sekaligus, tidak diangsur) dilihat dari masa iuran dimulai dari 1 Juli 2015 hingga kini

“Artinya Jaminan Pensiun ini belum bisa dibayarkan secara berkala apabila belum mencapai 15 tahun artinya pada tahun 2030 nanti Jaminan Pensiun bisa kita bayarkan,” kata Iwan.

Adapun Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebanyak 858 orang mengajukan klaim ini dengan total nominal lebih kurang Rp1,9 miliar

“Ada tiga manfaat dari JKP ini pertama bursa kerja, manfaat uang tunai 60 persen dari gaji pokok selama enam bulan dan pelatihan kerja, ini merupakan turunan dari Omnibuslaw atau PP 37 terkait dengan Jaminan kehilangan pekerjaan,” terangnya.

Terakhir beasiswa BPJS Ketenagakerjaan telah diberikan kepada 154 orang anak diberikan secara berkala hingga perguruan tinggi selama 5 tahun