HARIANMEMOKEPRI.COM– Polresta Tanjungpinang bersama Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan membagikan 2.000 masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Traffic Light Pamedan, Kota Tanjungpinang, Selasa (27/10/2026).

 

Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama anak-anak dan kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan pernapasan.

 

Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta bersama jajaran kepolisian dan organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan.

 

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik.

 

“Melalui kegiatan pembagian masker ini, Polresta Tanjungpinang berupaya memberikan perlindungan awal kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujar Kombes Pol Indra.

 

Menurut Indra, anak-anak membutuhkan perhatian khusus karena lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.

 

Ia menegaskan, perlindungan terhadap anak-anak merupakan tanggung jawab bersama agar generasi penerus bangsa tetap dapat tumbuh sehat meskipun kondisi lingkungan sedang tidak baik.

 

“Melindungi anak-anak hari ini berarti menjaga masa depan bangsa. Setiap anak berhak bernapas dengan udara yang bersih, tumbuh sehat, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

 

Indra menambahkan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata, termasuk dalam menghadapi persoalan kesehatan dan lingkungan.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian bersama mahasiswa turun langsung membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Pamedan.

 

Kolaborasi ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Polri dan mahasiswa dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.

 

Kapolresta turut menyampaikan apresiasi kepada Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan atas partisipasi aktif dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

 

Indra juga mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan, serta bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan.

 

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Bersama-sama kita cegah kebakaran hutan dan lahan demi mewujudkan Kota Tanjungpinang yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

 

Sementara itu, perwakilan Cipayung Plus Tanjungpinang-Bintan mengapresiasi langkah Kapolresta Tanjungpinang beserta jajaran yang telah melibatkan mahasiswa dalam aksi sosial untuk membantu masyarakat.

 

Pihaknya berharap kolaborasi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

 

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai apabila harus beraktivitas di luar, serta memberikan perhatian lebih kepada anak-anak dan kelompok rentan.

 

Melalui pembagian 2.000 masker ini, Polresta Tanjungpinang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah kabut asap semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya bersama dalam mencegah karhutla.