HARIANMEMOKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Kota Tanjungpinang yang digelar di Convention Center Hotel Aston, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kader Posyandu se-Kecamatan Tanjungpinang serta perwakilan puskesmas sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk dan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan bimtek ini bertujuan memberikan pembekalan kepada para kader agar memiliki pengetahuan, kompetensi, dan komitmen yang lebih baik dalam pengelolaan Posyandu.

Menurutnya, sejak 2024 Posyandu telah bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer memberikan pelayanan kepada seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, usia sekolah, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.

“Transformasi ini menuntut kader memiliki kompetensi dalam 25 keterampilan dasar, minimal pada tingkat pratama, bahkan hingga madya dan utama. Karena itu kemampuan kader harus terus dibina dan dikembangkan agar mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks,” ujar Rustam.

Ia menjelaskan, melalui bimtek tersebut para peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai strategi pengelolaan Posyandu, pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi dan balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia dengan pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, mengatakan Tim Pembina Posyandu kini telah terpisah dari Tim Penggerak PKK sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah dalam memperkuat pelayanan publik yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Transformasi ini merupakan kelanjutan kebijakan nasional yang menempatkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan di desa maupun kelurahan yang berperan mendukung penyelenggaraan pelayanan dasar kepada masyarakat,” jelas Weni.

Ia menambahkan, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi berkembang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan berbagai pemangku kepentingan.

“Posyandu bukan lagi berada di bawah TP PKK. Saat ini kami menjadi mitra kerja bersama TP PKK dan seluruh stakeholder di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah berharap Bimtek Tim Pembina Posyandu dapat meningkatkan koordinasi, efektivitas, dan efisiensi pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas kader, diharapkan kontribusi Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dapat terus terjalin dan semakin baik,” ujar Lis.