Mereka tidak menuntut kemewahan, hanya akses jalan yang layak dan aman untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Harapan itu disuarakan demi anak-anak yang berangkat sekolah tanpa harus bergelimang lumpur, demi petani yang menggantungkan hidup pada hasil panen, serta demi pemerataan pembangunan yang adil bagi seluruh masyarakat Tanggamus.