Hasil pertanian kerap terlambat sampai ke pasar, biaya transportasi meningkat, bahkan akses menuju fasilitas kesehatan terhambat ketika kondisi jalan memburuk.

Aspirasi tersebut juga disuarakan oleh pewarta media, Kurdi, yang menilai pemerataan pembangunan harus menyentuh wilayah pedesaan.

“Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Jalan desa adalah denyut kehidupan masyarakat kecil dan wajib menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.

Warga berharap para wakil rakyat di Kabupaten Tanggamus segera menindaklanjuti keluhan ini melalui langkah konkret.

Mereka tidak menuntut kemewahan, hanya akses jalan yang layak dan aman untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Harapan itu disuarakan demi anak-anak yang berangkat sekolah tanpa harus bergelimang lumpur, demi petani yang menggantungkan hidup pada hasil panen, serta demi pemerataan pembangunan yang adil bagi seluruh masyarakat Tanggamus.