Menurut Lis, penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM.

“Kami berharap Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah bukan sekadar menyelenggarakan seremoni, tetapi juga bersama-sama menghidupkan aktivitas ekonomi,” kata Lis.

Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ XII Kepri di Tanjungpinang diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun masyarakat untuk mengunjungi sentra-sentra UMKM yang telah direlokasi oleh pemerintah daerah.

“Yang terpenting, beberapa titik pusat UMKM yang baru direlokasi diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang ke Tanjungpinang,” ujarnya.

Pawai Taaruf semakin semarak dengan penampilan atraksi, seni budaya, dan keunggulan daerah yang dibawakan masing-masing kontingen dari tujuh kabupaten/kota di Kepulauan Riau.

Rute pawai dimulai dari Pelataran Tugu Sirih, melintasi Jalan Hang Tuah, dan berakhir di panggung utama yang berada di depan Gedung LAM Provinsi Kepri, kawasan Tepi Laut, Kota Tanjungpinang.