Puasa merupakan training center terbesar bagi akhlak. Dengan puasa, seorang mukmin melatih diri melawan hawa nafsu dan dorongan-dorongan setan yang terkadang menggodanya.

Puasa menguatkan kemauan, mengasah tekad, dan memupuk kesabaran. Puasa juga membantu menjernihkan pikiran serta hingga mudah mengeluarkan ide-ide yang brilian

Baca Juga: Menghargai Orang Lain Dalam Kisah Nabi Musa.

Puasa mengajarkan keteraturan dan kedisiplinan. Orang yang berpuasa untuk makan dan minum pada waktu yang sudah ditentukan.

Puasa menciptakan rasa persatuan di antara kaum Muslimin di seluruh penjuru dunia. Mereka semua berpuasa dan berbuka pada waktu yang sama, yaitu mulai waktu imsak/shubuh hingga maghrib.

Puasa menumbuhkan rasa kasih sayang dan persaudaraan, menciptakan rasa solidari-tas dan ikatan saling menolong satu sama lain. Tercermin dalam kegiatan bagi-bagi takjil, bagi-bagi rejeki, meningkatnya intensitas sedekah saat bulan dan lain sebagainya.

Baca Juga: Regulasi Pemanfaatan Borobudur dan Prambanan sebagai Destinasi Religi