Sementara itu, Ketua PD Permabuddhi Provinsi Kepri, Hengky Suryawan, menyatakan bahwa pihaknya setiap tahun selalu berkumpul bersama majelis. Ini adalah sejarah bagi umat Buddha.
“Walaupun kita beragam etnis, kita harus bersatu. Oleh karena itu, mari kita jaga bersama, marilah seluruh umat Buddha khususnya bersatu,” ucap Hengky.
Di sisi lain, Biksu Bhante Ratanajayo menjelaskan bahwa dengan keberagaman yang begitu indah ini berkaitan dengan jalan hidup luhur. Luhur berarti tinggi atau mulia.
Biksu Bhante melanjutkan bahwa orang yang mulia adalah orang yang mampu memuliakan orang lain dan mengasihi orang lain. Ajaran Sang Buddha penuh dengan cinta kasih.
“Oleh karena itu, mari kita semua senantiasa mengembangkan Metta dalam bentuk cinta kasih kepada semua makhluk. Demikian pula di dalam masyarakat, apabila kita senantiasa hidup rukun, damai, dan harmonis, maka kebahagiaan dapat kita raih,” tuturnya.

