Suasana haru terlihat saat para jamaah haji kembali dengan keluarga yang telah menanti kedatangan mereka. Sejumlah jamaah tampak langsung dipeluk anak, pasangan, hingga kerabat yang menyambut di pelabuhan.

Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Tanjungpinang, Hariyun Sagita, menjelaskan sebanyak 144 jamaah haji asal Tanjungpinang berangkat dari Batam menuju Madinah pada awal musim haji.

Menurutnya, selama berada di Madinah, para jamaah tidak mengalami kendala berarti. Bahkan, rombongan mendapat lokasi penginapan sangat strategis di depan Masjid Nabawi.

“Tiba di Madinah selama 10 hari tidak mengalami kendala. Walaupun haji reguler, posisi penginapan kami berada tepat di depan Masjid Nabawi. Pelayanan dan akomodasi selama ibadah haji juga sangat baik,” katanya.

Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Madinah, para jamaah haji melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk melaksanakan ibadah di Masjidil Haram dan mengikuti seluruh rangkaian haji.

Namun, Hariyun mengakui kondisi cuaca cukup ekstrem menjadi tantangan tersendiri. Menjelang puncak haji, suhu udara meningkat hingga di atas 40 derajat Celsius sehingga sebagian jamaah haji mengalami kelelahan.