Begitu pula dengan aktivitas di jejaring sosial. Like, komen, atau share kita akan disaksikan dan kelak akan dimintaipertanggungjawaban.

Baca Juga: Peringatan Isra Miraj 1444 H, Ustadz Masrurin Sampaikan Tentang Shalat

5. ‎Ruang Keikhlasan Tanpa Mengumbar Riya

Misi atau niat hanya terjadi satu arah, yaitu kejujuran hati kepada Sang Pemilik Kehidupan.

Kita tidak bisa melihat, apalagi memberikan penilaian terhadap niat seseorang. Tetapkan misi untuk memanen kelimpahan pahala-Nya tanpa beharap pujian yang melambungkan popularitas.

Hal ini akan menjadi hal yang mendasari kita untuk terus melakukan segala hal yang positif. Dengan tetap memperhatikan kelima etika dalam menggunakan media sosial ini, diharapkan persaudaraan akan terjadi walaupun hanya di dunia maya.

Baca Juga: Santri Ruhul Quran Batam Center Lakukan Ziarah Religi Makam Peringati Isra Miraj 1444 H

Tali silaturahmi tetap terjalin dan manfaat perkembangan teknologi sebagai sarana mengkaji ilmu pun dapat terwujud.

Mari jaga etika sebagai predikat muslim terpuji dalam bermedia sosial. Nah itu dia etika bermedia sosial menurut pandangan Islam dan jangan sampai kalian terjerumus kepada larangan-larangan yang sudah dilarang oleh agama Islam.***