HARIANMEMOKEPRI.COM — Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (17/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Lis menyampaikan bahwa ibadah haji memiliki makna sangat dalam, tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai perjalanan spiritual sarat nilai kehidupan.
Ia menjelaskan, pakaian ihram yang dikenakan seluruh jamaah menjadi simbol kesederhanaan dan kesucian manusia di hadapan Allah SWT.
Sementara itu, pelaksanaan wukuf di Arafah menjadi momen penting untuk muhasabah diri dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
“Wukuf di Arafah adalah refleksi spiritual yang mengingatkan kita pada hari akhir, di mana manusia akan mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya,” ungkap Lis.
Lebih lanjut, Lis berpesan agar para jamaah dapat menjaga kekompakan, saling membantu, serta memperhatikan sesama, terutama bagi jamaah dalam kondisi kurang sehat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Jaga kebersamaan, saling peduli, dan bantu jamaah yang membutuhkan perhatian lebih. Itu penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik,” pesan Lis.
Di akhir sambutannya, Lis mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan memperoleh predikat haji mabrur.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Tanjungpinang, Mohd. Zikriansyah, menyampaikan bahwa jumlah JCH tahun ini sebanyak 144 orang, terdiri dari 82 perempuan dan 62 laki-laki.
Ia menambahkan, jamaah tertua berusia 79 tahun dan termuda 23 tahun, dengan jadwal keberangkatan dari Tanjungpinang ke Embarkasi Batam pada 21 April 2026, dan dilanjutkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.

