Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan upaya pencarian pada malam hari telah dilakukan secara maksimal, namun hingga Kamis (23/7/2026) pukul 00.00 WIB korban belum berhasil ditemukan.
“Meski pemantauan telah dilakukan secara intensif, hingga Kamis (23/7/2026) pukul 00.00 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil,” ujar Fazzli, Kamis (23/7/2026).
Memasuki hari kedua operasi, Kantor SAR Tanjungpinang meningkatkan kekuatan pencarian dengan mengerahkan 22 personel menggunakan KN SAR 209.
Tim berangkat dari Dermaga Kampung Bulang pada Kamis (23/7/2026) pukul 07.30 WIB menuju lokasi yang berjarak sekitar 37 nautical mile (Nm).
Pencarian dilakukan dengan metode track line, yaitu menyisir jalur pelayaran yang dilalui KMP Bahtera Nusantara 03 sepanjang sekitar 40 Nm dengan jarak antar lintasan pencarian (track spacing) 2,5 Nm.
KN SAR 209 diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB untuk melaksanakan penyisiran secara intensif.
Operasi SAR masih terus berlangsung dengan melibatkan koordinasi berbagai unsur Potensi SAR guna memperbesar peluang menemukan korban secepat mungkin.

