HARIANMEMOKEPRI.COM – Listrik padam terjadi di sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang sejak sore hingga malam hari, Rabu (8/4/2026).
Pemadaman ini sempat menjadi sorotan warga dan ramai diperbincangkan di media sosial karena beberapa kawasan mengalami gelap gulita, sementara wilayah lain masih tetap terang.
Manager PLN ULP Bintan Center, Gogor Pasuko DSW, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menjelaskan bahwa pemadaman listrik tersebut terjadi akibat kondisi darurat atau emergency pada sistem kelistrikan.
Menurutnya, gangguan tersebut dipicu oleh adanya aliran yang terputus akibat gangguan suplai gas yang berdampak pada pasokan listrik di beberapa wilayah.
“Kami saat ini masih menunggu informasi lebih lengkap, karena terdapat gangguan suplai gas yang menyebabkan pasokan listrik sementara terganggu di beberapa wilayah,” ujar Gogor.
Ia menambahkan, pemadaman listrik di sejumlah wilayah diperkirakan berlangsung sekitar empat jam dan akan dilakukan secara bergilir agar tidak berlangsung terlalu lama.
“Biar tidak terlalu lama, namun pemadaman tetap dilakukan secara bergilir dengan durasi sekitar empat jam,” ungkapnya.
Adapun sejumlah wilayah yang terdampak pemadaman di antaranya Jalan Adi Sucipto Km 10, Jalan DI Panjaitan, Kantor Lurah Batu IX, Puskesmas Batu IX, SPBU, Masjid Al Uswah, Perum Kijang Kencana 1 dan 2, Swalayan Pinang Lestari, Bank Muamalat serta sekitarnya.
Selain itu, Hotel Comporta, Perum Bumi Indah, Perum Taman Seraya, Perum Griya Bestari Permai, Kantor PLN, Hotel RAV, PT Panca Rasa, Bank BCA, Bank BSI, Hotel Wisma Pesona, Komplek Bintan Center, Pasar Bintan Center, Masjid Zul Firdaus, Polsek Tanjungpinang Timur, Terminal Sei Carang, Lotus, dan sebagian Perum Taman Harapan Indah juga turut terdampak.
Pemadaman juga terjadi di sejumlah kawasan lainnya seperti Perum Taman Pesona Asri, Komplek Polisi Batu VII, Jalan Raja Haji Fisabilillah Km 8, Komplek Muhammadiyah, Perumahan Curug Permata, Perumahan Pinang Mas, SPBU Batu 8, Kantor SAR, Jalan Menur, Kantor KPU Provinsi, Jalan Sri Andana, hingga Metro Garden dan sekitarnya.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Pihaknya juga berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan.
“Kami mengharapkan dukungan dan pengertian dari seluruh pelanggan agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan pasokan listrik kembali normal,” tutup Gogor.

