Menurut Octanius, upaya penyelamatan kapal akan mulai dilaksanakan pada Rabu (15/07/2026).

Seluruh ABK berada di kapal bantu juga akan dilibatkan dalam proses penimbulan dan pengapungan kembali kapal tenggelam.

“Besok pagi (hari ini _red) sudah mulai dilakukan aktivitas penimbulan kapal. Saat ini berbagai perlengkapan pendukung sudah dipersiapkan, termasuk sekitar 300 drum yang akan digunakan untuk membantu proses pengapungan kembali kapal,” jelasnya.

Proses evakuasi diperkirakan membutuhkan waktu serta kehati-hatian mengingat kondisi kapal yang telah tenggelam hingga ke dasar perairan dangkal.

Selain itu, faktor cuaca dan gelombang laut masih menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang akan melakukan penyelamatan.

Turut hadir dalam kegiatan monitoring tersebut Kepala BPBD Kabupaten Lingga Octanius Wirsal, personel Posbinpotmar Tanjung Buton KLS Rama, anggota Satpolairud Polres Lingga Briptu Darma, serta sejumlah masyarakat Desa Belungkur yang ikut membantu pemantauan di lokasi.

Kegiatan monitoring berakhir sekitar pukul 20.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.