HARIANMEMOKEPRI.COM — Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang mengikuti peresmian Taman Kehati (Keanekaragaman hayati) SMPN 10 Tanjungpinang, Selasa (21/2023).

Taman Kehati ini merupakan kegiatan SMPN 10 Tanjungpinang dengan menanam beragam jenis tanaman yang bermanfaat.

Baca Juga: Kepala Keamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Berikan Arahan Kepada Puluhan WBP Rutan Batam

Beragam jenis tanaman yang terdapat pada Taman Kehati seperti Anggur, Mangga, Cabai dan sejumlah tanaman lainnya yang berada di lingkungan SMPN 10 Tanjungpinang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Dra Hj Endang Susilawati berharap dengan kegiatan seperti ini penerima manfaatnya Dinas Pendidikan dalam hal ini SMPN 10 Tanjungpinang.

Baca Juga: Pj Walikota Tanjungpinang Sampaikan Ranperda APBD Tahun 2024 Sebesar Rp986 Milyar

“Kita berharap kegiatan, SMPN 10 Tanjungpinang baru tingkat Nasional. Mudah-mudahan menjadi tingkat mandiri. Untuk tingkat mandiri sendiri baru yaitu SDN 004 Tanjungpinang Timur, bisa jadi ini diikuti oleh satuan pendidikan lainnya dengan memanfaatkan pekarangan yang ada menjadi bernilai lebih,” jelas Endang di SMPN 10 Tanjungpinang.

Baca Juga: 2024 Upah Minimum Provinsi Kepri Naik Rp3,4 Juta Dari Tahun Sebelumnya

Endang mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini juga menjadi edukasi bagi para siswa dan juga para tenaga Pendidikan dalam mengelola mangrove buatan.

“Pasti edukasi bagi siswa termasuk bagi kita kita yang semula tidak tahu ternyata oh bisa toh mangrove itu dibuat alami buatan juga bisa,” ujarnya.

Baca Juga: Usai Kalah Dengan Irak 1-5, Shin Tae Yong Ingin Anak Asuhannya Menang Lawan Filipina Malam Nanti

Sementara itu Wakil Ketua Bidang Kesiswaan SMPN 10 Tanjungpinang Suarfandi mengungkapkan pihaknya membuat Taman Kehati dengan konsep mengembangkan beberapa tanaman yang ada di lingkungan sekitar

“Pengembangan ini bertujuan untuk edukasi, rekreasi dan terakhir Pengembangan. Dengan Pengembangan Keanekaragaman tanaman itu kami berharap anak-anak memahami Pengembangan lingkungan agar lebih baik dari sebelumnya, ” ucapnya.

Baca Juga: Kenapa Seseorang Terlambat Menikah Dan Berapa Usia Tepat Melakukan Pernikahan ?, Berikut Penjelasannya

Suarfandi menambahkan Taman tersebut dikembangkan terdiri dari tanaman Anggur, Pepaya, Labu. Pihaknya berharap Pengembangan tanaman ini nantinya bisa menjadi edukasi kepada peserta didik sehingga bisa mendapatkan hasil perbaikan Ekonomi mereka.

Baca Juga: Hasan Dorong Pemanfaatan Sorgum Alternatif Pangan Berkualitas

“Dengan Pengembangan aneka ragam tanaman itu, kami berharap anak-anak memahami tentang Pengembangan lingkungan lebih baik dari sebelumnya,” jelas Suarfandi.