Sementara itu, Ketua Bawasra FISIP UMRAH Tanjungpinang Kurniaseh (19) menyampaikan, bahwa tugas yang dilakukan sebagai pengawas juga tidak jauh berbeda dengan Bawaslu.
“Kami adopsi seperti bawaslu. Walaupun tidak maksimal. Soalnya kami kan lingkupnya hanya fakultas saja,” tuturnya
Kurniaseh Mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional mengaku juga senang dengan adanya pemilihan BEM FISIP UMRAH Tanjungpinang yang sudah hilang sejak 8 tahun lalu.
“Bagi kami sebagai mahasiswa baru juga. Ini pengalaman berharga. Seru, senang, ada sedih juga. Soalnya pemilihan ini juga banyak dibuat isu-isu sampai ke media sosial,”ujarnya sambil tertawa.

