“Semua berawal dari pihak sekolah yang melihat kemampuan Agler. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak terutama pembina, Mainor, S.Pd.SD,” tambahnya.
Sementara itu, Agler sendiri mengaku memiliki cita-cita membawa nama baik daerah dan keluarganya hingga tingkat nasional.
“Saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat Karimun. Semoga Agler bisa membuat bangga semua,” tuturnya.
FTBI yang digelar Kantor Bahasa Kepri ini menjadi ajang bergengsi sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di Bumi Segantang Lada, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Melayu.

