HARIANMEMOKEPRI.COM – Kreativitas warga Batam di dunia kerajinan model kapal terus menunjukkan perkembangan positif.

Salah satunya terlihat dari komunitas RC Boat Batam yang berhasil menarik perhatian para pecinta kapal miniatur berkat karya-karya unik berbasis rumahan namun berstandar tinggi.

Komunitas ini digawangi oleh pengrajin lokal Hudri, yang memproduksi kapal RC (Remote Control) secara mandiri dari rumahnya. Meski bersifat rumahan, hasil karyanya mampu bersaing dengan produk pabrikan.

“Motivasi kami berkegiatan di RC Boat ini adalah untuk menyalurkan hobi, mempererat silaturahmi antar anggota, serta mengenalkan bahwa di Batam ada pengrajin RC Boat yang hasil kreasinya layak bersaing,” ujar Hudri kepada wartawan, Kamis (31/7/2025).

Hudri dan rekan-rekannya telah menciptakan beragam jenis kapal miniatur, mulai dari replika kapal ferry lokal seperti MV Ocean Dragon 5, MV Oceanna 21, MV Oceanna Indah, hingga kapal MaveMaster, Dumai Express, kapal tug boat, dan kapal-kapal racing.

Bahan yang digunakan pun beragam, antara lain triplek 3 mm, PVC foam board, fiberglass, hingga teknologi cetak 3D printing.

Harga kapal buatan mereka bervariasi tergantung desain, ukuran, dan spesifikasi kecepatan.

“Ada yang seharga Rp5 juta, Rp7 juta, sampai Rp10 juta, tergantung kompleksitas dan speknya,” jelas Hudri.

Kegiatan komunitas seperti “mabar” (main bareng) di sejumlah lokasi di Batam kerap menyedot perhatian warga.

Banyak orang berdatangan untuk menyaksikan, bertanya-tanya soal harga hingga proses pembuatan, bahkan tak jarang langsung memesan atau bergabung sebagai anggota baru melalui media sosial mereka.

“Kami memang penggiat hobi, tapi juga menerima pesanan kapal sesuai permintaan. Untuk mesin biasanya kami beli online, lalu dirakit dan disesuaikan sendiri di rumah,” tambah Hudri.

Hudri berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat komunitas, tetapi juga menjadi pintu masuk berkembangnya ekonomi kreatif di Batam, khususnya di bidang kerajinan model kapal RC.