Raihan medali dari dua cabang unggulan itu membuat Tanjungpinang terus memimpin klasemen hingga akhirnya memastikan diri sebagai juara umum POPDA Kepri 2026.

Menurut Ruli, peningkatan prestasi tahun ini tidak terlepas dari program pemusatan latihan yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Durasi tersebut jauh lebih panjang dibandingkan persiapan pada POPDA sebelumnya yang hanya sekitar satu bulan.

Meski berhasil meraih hasil terbaik, Dispora tetap akan mengevaluasi sejumlah cabang olahraga yang belum memenuhi target, di antaranya sepak takraw, bulu tangkis, dan pencak silat.

Evaluasi itu akan menjadi dasar pembinaan agar prestasi Tanjungpinang semakin meningkat pada ajang berikutnya.

Sementara itu, Pelatih Atletik Kota Tanjungpinang, Diki Ardi, mengatakan atletik menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Tanjungpinang dengan koleksi 23 medali yang terdiri atas 12 emas, 6 perak, dan 5 perunggu.

Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil latihan intensif selama dua hingga tiga bulan yang didukung penuh oleh Dispora Kota Tanjungpinang.