HARIANMEMOKEPRI.COM – Cabang olahraga bela diri Savate mencatat sejarah baru dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026.

Kepri menjadi provinsi pertama yang mempertandingkan olahraga asal Prancis tersebut dalam ajang Porprov.

Pertandingan Savate secara resmi dibuka Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di Sport Hall Dwikora Koarmada I Tanjungpinang, Jumat (6/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Lis mengapresiasi hadirnya Savate sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun pembinaan atlet sekaligus memperluas perkembangan olahraga bela diri di Kepulauan Riau.

Ia berharap melalui Porprov VI Kepri 2026 dapat lahir atlet-atlet Savate potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah pada kompetisi tingkat nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Ke depan, khususnya Kepri, kita berharap dapat mempersiapkan para atlet Savate untuk dipertandingkan dan ikut di PON nanti. Mudah-mudahan atlet berprestasi akan lahir di Provinsi Kepri melalui momentum Porprov VI 2026 ini,” kata Lis.

Lis menjelaskan, Savate merupakan olahraga bela diri yang berasal dari Prancis dan berkembang sejak abad ke-18 hingga ke-19.

Sekilas, olahraga ini memiliki kemiripan dengan Muay Thai, tetapi mempunyai karakteristik berbeda, terutama penggunaan sepatu oleh atlet saat bertanding.

Karena mengandung unsur kontak fisik, ia turut menekankan pentingnya pengawasan ketat dari juri dan dewan wasit. Keselamatan atlet harus menjadi prioritas selama pertandingan berlangsung.