Bagas Maulana:
“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa juara Korea Open. Akhirnya kami bisa mengakhiri penantian panjang setelah sering disebut manusia silver, kini menjadi manusia emas. Saya bersyukur atas kemenangan ini. Permainan Leo di area depan sangat bagus, termasuk servisnya. Saya banyak dibantu oleh Leo, dan kami bisa menyerang dengan percaya diri di gim kedua dan ketiga. Gelar juara ini juga saya persembahkan untuk keluarga, pelatih, bulutangkis Indonesia, dan diri pribadi.”
Aryono, Pelatih Ganda Putra:
“Kami sangat bersyukur dengan hasil di Korea Open ini. Bagas/Leo menjadi juara, sementara Fikri/Daniel mencapai semifinal. Di Japan Open pekan sebelumnya, kedua pasangan ini juga mencapai semifinal. Untuk Bagas/Leo, komunikasi dan rotasi di lapangan sudah bagus, tapi mereka tidak boleh cepat puas dan harus terus meningkatkan latihan, terutama dalam pertahanan dan drive.”
Aryono juga menyoroti penampilan Fikri/Daniel yang sudah baik hingga semifinal. “Fikri perlu meningkatkan permainan depan agar Daniel lebih leluasa menyerang dari belakang. Defendnya juga perlu diperbaiki. Secara umum, pemisahan dan pemasangan dua pasangan ganda ini menunjukkan hasil positif. Bagas/Leo dan Fikri/Daniel memiliki gaya permainan yang cocok dengan lawan mereka.”

