Sementara itu, SRU kedua bersama tim penyelam langsung menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Kantor SAR Natuna untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya pompong.

Dalam pelaksanaannya, SRU pertama berhasil menemukan satu korban dalam kondisi selamat.

Dari keterangan korban, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan korban lainnya yang terakhir terlihat berada di lokasi yang sama.

Berbekal informasi tersebut, SRU kedua menurunkan lima personel penyelam untuk melakukan pencarian bawah air.

Korban kedua akhirnya ditemukan di kedalaman sekitar lima meter dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke permukaan dan diserahkan kepada petugas ambulans dari Puskesmas Ranai yang turut berpartisipasi dalam latihan.

Kasubsie Siaga dan Operasi Kantor SAR Natuna, Budiman, mewakili Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman, mengapresiasi kemampuan dan kesiapsiagaan seluruh personel yang mengikuti latihan.

“Terus asah keterampilan yang sudah dipelajari. Melalui latihan dan program yang ada, kami ingin memastikan pelayanan SAR yang cepat, tepat, dan profesional dapat diberikan kapan pun dibutuhkan,” ujar Budiman.