Kepri HMK, Lingga — Sejumlah masyarakat Desa Keton mempertanyakan plang kegiatan pembersihan dan pemeliharaan akses jalan menuju kampung yang menggunakan Dana Desa (DD), Senin (11/19).
Menurut keterangan Harun (30), salah satu tokoh masyarakat sekaligus sekretaris Masjid Nurul Iman Desa Keton, kegiatan pembersihan dan pemeliharaan jalan tersebut dikerjakan pada tahun 2019 yang seharusnya perencanaannya pada 2018 lalu sudah harus selesai.
“Ini kegiatan tahun 2018 dikerjakan tahun 2019, dimulai dari bulan Januari kemaren, sampai saat ini sudah tiga Minggu berlangsung,” katanya.
Menurut Harun, masyarakat juga mempertanyakan plang kegiatan pembersihan dan pemeliharaan jalan tersebut karena ingin pihak desanya transparan.
“Masyarakat Desa Keton juga mempertanyakan pembersihan dan pemeliharaan jalan ini kok tidak ada plang kegiatannya, karena masyarakat juga ingin mengetahui mengenai ukuran dan ketebalan penimbunan jalan disertai anggarannya berapa,” ujar Harun.
Pantaun harianmemokepri.com, hal yang sama juga pernah dipertanyakan oleh Ramadhan (24), salah seorang mahasiswa sekaligus putra tempatan Desa Keton mengenai poto kegiatan melalui aplikasi Whatsapp group.
“Tolonglah yang berada di kampung masukkan poto pembangunan kampung yang sudah direalisasi, orang kampung yang sedang tidak berada di kampung juga ingin melihat,” ucap Ramadhan.
Pertanyaan tersebut langsung dibalas oleh Kades Keton Muhammad Rais dengan mengirimkan poto jalan.
Saat dikonfirmasi, Kades Keton menyayangkan bahwa masih ada warga Keton dalam melihat atau mempertanyakan bentuk transparansi desa melalui informasi media.
“Sangat disayangkan masih adanya warga Keton dalam melihat atau mempertanyakan bentuk trasparansi desa harus lewat informasi media, padahal pihak desa selalu memberi informasi, baik lewat papan APBDes atau lewat group Whatsapp Keton bisa,” kata Kades Keton Rais, saat dikonfirmasi harianmemokepri.com melalui pesan Whatsapp, Senin (11/19).
Lanjut Rais, pihak desa membuka waktu dan kesempatan untuk warga yang bertanya atau memberi informasi yang dibutuhkan masyarakat begitu juga dengan informasi tentang kegiatan pemeliharaan jalan Kampung Lama.
“Terkait kegiatan pemeliharaan jalan Kampung Lama yang saat ini sedang berjalan, memang melanjutkan kegiatan tahun 2018 yang silam, karena pada Desember yang lalu tersendat sehubungan musim hujan,” jelas Rais.
Penulis : Herdoni Editor : Tomo
- Berita Daik Lingga
- Berita Daik Lingga Hari Ini
- Berita Harian Lingga
- Berita Kab Lingga
- Berita Kab Lingga Hari Ini
- Berita Kab Lingga Kepri
- Berita Kab Lingga Terbaru
- Berita Kab Lingga Terkini
- Berita Kabupaten Lingga
- Berita Kabupaten Lingga Hari Ini
- Berita Kabupaten Lingga Terbaru
- Berita Kabupaten Lingga Terkini
- Berita Kebakaran Daik Lingga
- Berita Kebakaran Di Lingga
- Berita Liga Inggris
- Berita Lingga
- Berita Lingga Haluan Kepri Hari Ini
- Berita Lingga Hari Ini
- Berita Lingga Kebakaran
- Berita Lingga Kepri
- Berita Lingga News
- Berita Lingga Pos
- Berita Lingga Pos Hari Ini
- Berita Lingga Terbaru
- Berita Lingga Terkini
- Berita Lingga Utara
- Berita Lingga.com
- Berita Linggau Hari Ini
- Berita Linggau Online
- Berita Linggau Pos Hari Ini
- Berita Linggau Pos Terbaru
- Berita Linggau Terbaru
- Berita Linggau Terkini
- Berita Narkoba Lingga
- Berita Online Lingga
- Berita Pesawat Jatuh Di Lingga
- Berita Seputar Lingga

