Ritual yang selalu dilakukan ini kemudian juga memberikan sebutan lain bagi perayaan Cap Go Meh ini sebagai Festival Lampion.
Negara-negara yang merayakan Tahun Baru Imlek dan kemudian di tutup dengan Cap Go Meh adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, dan China.
Namun penyebutan Cap Go Meh ini sendiri hanya dilakukan di Indonesia karena adanya pengaruh bahasa Hokkien.
Di China sendiri, penutupan Tahun Baru Imlek ini dikenal dengan nama Yuánxiojié atau Shàngyuánjié.
Sementara itu, secara internasional Cap Go Meh dikenal dengan Festival Lentera atau Festival Lampion.
Baca Juga: PBB Dukung Sistem Proporsional Tertutup
Cap Go Meh memiliki makna perayaan untuk menghormati Dewa Yi yang merupakan dewa tertinggi di langit pada masa Dinasti Han, sekitar 206 sebelum masehi hingga 221 masehi.

Terkait
HUKUM & KRIMINAL
Hukum dan Kriminal
-
26 Kasus Narkotika Diungkap, Polda Kepri Musnahkan 4,8 Kg Sabu dan 5,6 Kg Ganja
Hukum dan Kriminal
-
Mangkir Dua Kali, Terduga Pencuri 49 Ton Besi PT BAI Dijemput di Batam
Hukum dan Kriminal
-
Sofyan Ridha: THM Boleh Beroperasi, Tapi Jangan Jadi Sarang Narkoba
Hukum dan Kriminal
-
Pengiriman PMI Nonprosedural ke Malaysia Digagalkan, Lima Tersangka Ditahan
ENTERTAINMENT
Tutup
