HarianMemoKepri.com, Hukrim – Merasa sial dan apes, seorang janda muda berinisial NR (22) ini rasakan. Awalnya ia hendak buang air besar (BAB) di semak-semak. Namun, begitu membuka ‘daleman’ tiba-tiba dirinya langsung disergap pria pengungsi Rohingya berinisial AS. Walhasil, ia pun akhirnya pasrah ‘diemblep’ di bawah ancaman. Dikutip dari jurnalx.com, peristiwa itu terjadi pada Rabu (7/2) kemarin, dan berlangsung di semak-semak yang berada persis di belakang rumah majikannya di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara. Berbekal bekas ‘cairan hina’ milik pelaku yang menempel di CDnya, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Delitua-Polrestabes Medan. Usai mendapat laporan, polisi pun berhasil menangkap pelakunya. “Laporan korban telah kita terima, pelaku juga telah diamankan,” ujar Kanit Reskrim Iptu Prastyo Triwibowo, Rabu (7/2). Menurut pihak kepolisian, kejadian berawal saat janda anak satu asal Kabupaten Langkat, ini kebelet BAB. Keadaan kondisinya ‘sudah memaksa’, korban pun terburu-buru menuju semak-semak di belakang rumah majikannya meski saat itu kondisi rumah majikannya sedang sepi. “Korban malah menuju belakang rumah, bukan menuju kamar mandi (toilet) yang ada di dalam rumah,” ujar Iptu Prastyo. Tak disangka, pelaku yang melintas di lokasi tersebut tak sengaja melihat korban yang saat itu sedang membuka celana pendek dan bersiap untuk BAB. Pelaku pun langsung khilaf. Perlahan ia mendekat wanita itu dan langsung menyergap korban serta membekap mulutnya. Korban langsung berontak ketakutan, namun ia tak bisa berteriak karena mulutnya dibekap. Karena korban terus memberontak, pelaku langsung mengepalkan tinjunya ke wajah korban sambil menebar ancaman akan dihabisi. Karena ketakutan, korban pun akhirnya pasrah dijamah. Pelaku pun dengan leluasa melampiaskan hasratnya. Usai melakukan perbuatan terkutuk, pelaku langsung pergi sambil kembali menebar ancaman. “Kalau cerita sama orang, kusikat kau!” ancam pelaku. Korban kemudian kembali memakai celana pendeknya, tanpa mengenakan celana dalam (CD). Pasalnya, ‘dalamannya’ tersebut telah digunakan untuk membersihkan bekas ‘cairan’ pelaku yang berselemak. Ia langsung masuk ke rumah dan menceritakan kejadian barusan kepada majikannya sambil menunjukkan celana dalamnya yang basah karena ‘cairan’ amis tersebut. Didampingi majikannya, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Delitua. Sementara majikannya berstatus sebagai saksi dalam kasus tersebut. Majikan juga mengaku heran dengan korban yang selalu buang hajat di semak-semak, padahal di rumah ada toilet.(Red)