Gempabumi Guncang Turki dan Suriah, Seorang Ayah Kehilangan Putrinya Usia 15 Tahun

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Rabu, 8 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR menyelamatkan seorang balita yang terjebak dalam puing-puing bangunan

Tim SAR menyelamatkan seorang balita yang terjebak dalam puing-puing bangunan

HARIANMEMOKEPRI.COM — Gempabumi yang mengguncang Turki dan Suriah menghancurkan seluruh bangunan serta banyak menelan korban jiwa.

Gempabumi besar melanda Turki dan Suriah tersebut, diikuti oleh gempa berkekuatan 5,8 SR pagi ini saat upaya penyelamatan untuk menyelamatkan korban yang terperangkap terus berlanjut, Rabu (08/2023) waktu setempat.

Di kota Hatay, Turki yang terkena dampak parah, penduduk tak berdaya berteriak saat jeritan dan teriakan orang-orang yang membeku di bawah reruntuhan memenuhi udara. Putus asa untuk mencapai mereka tepat waktu, penyelamat telah menggali dengan tangan kosong.

Baca Juga: Percayakah Kamu Dengan Cinta? Berikut ini Beberapa Mitos Harus di Hindari oleh Seseorang

Sebagaimana dikutip Harianmemokepri.com melalui website dailymail.co.uk menjelaskan seorang ayah yang berduka sedang memegang tangan putrinya yang berusia 15 tahun yang hancur sampai mati di bawah puing-puing sebuah bangunan di Turki dan Suriah telah diguncang oleh bencana gempabumi yang dahsyat

Jenazah gadis bernama Irmak dan meninggal pada Senin itu, tergeletak di atas kasur, remuk di bawah balok beton besar. Hanya tangan dan sebagian kecil wajahnya yang terlihat melalui celah sempit di reruntuhan rumah mereka.

Sisi lain UNICEF khawatir gadis itu bisa menjadi satu di antara ribuan anak yang tewas dalam krisis yang sedang berlangsung, dengan lebih dari 5.200 kematian dikonfirmasi sejauh ini di kedua negara. Puluhan lainnya terjebak di reruntuhan rumah mereka yang telah dihancurkan.

Baca Juga: Titi Kamal Rubah Rambutnya Jadi Pendek Sebahu, Warganel bilang mirip artis korea Song Hye Kyo

Sementara itu WHO memperingatkan pada hari Senin bahwa jumlah korban dapat mencapai 20.000, dan pada hari Selasa mengatakan 23 juta orang  termasuk 1,4 juta anak-anak dapat terpengaruh.

Tim SAR internasional telah berdatangan ke wilayah tersebut. Tetapi dengan kerusakan yang tersebar di wilayah yang luas, operasi bantuan besar-besaran telah berjuang untuk mencapai kota kota yang hancur, dan suara suara yang berteriak dari puing-puing menjadi sunyi.

Tim penyelamat juga menghadapi cuaca dingin, gempa susulan yang terus berlanjut, serta jalan yang rusak dan infrastruktur lainnya seperti listrik dan komunikasi.

Korban selamat yang tak terhitung jumlahnya masih terkubur di bawah puing-puing ribuan menara apartemen – banyak yang baru saja dibangun yang telah runtuh akibat guncangan sebelum fajar dan gempa susulan yang tampaknya tak henti-hentinya

Berita Terkait

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong
PORSENAP Lapas Cipinang Meriahkan HUT ke-80 RI

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:52 WIB

Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK

Berita Terbaru