HarianMemoKepri.com, Misteri – Hujan yang seharian mengguyur Kota Tanjungpinang, Kamis, (12/01) menyisakan kisah mistis bagi salah satu warga Kampung Kolam, Kota Tanjungpinang. Kisahnya diceritakan oleh Umi (44) warga Kampung Kolam, yang mengalami pengalaman mistis dengan melihat beberapa penampakan mahkluk halus tepat di lokasi rumahnya. Ia menceritakan, pada malam yang diguyur hujan, ia masih belum bisa memejamkan mata meski jam menunjukkan pukul 01.00 tengah malam. Hal itu membuat Umi kembali teringat bahwa sepatu anaknya yang berada diluar rumah belum ia masukkan. Lanjutnya, ia pun membuka pintu rumahnya, terbelalak matanya melihat dua sosok anak kecil berlarian tanpa baju dan hanya menggunakan celana dalam berlarian bermandikan hujan. “Waktu mau masuk ke dalam, dan mau menutup pintu, saya lihat ada anak kecil berlari. Jaraknya sekitar lima meter dari saya, anak itu sekitar umur 2 atau 3 tahun lah, kepalanya botak sambil main air hujan dan lari-larian,”ungkapnya kepada HarianMemoKepri.com Umi pun terperanjat, dikarenakan waktu itu tengah malam dan masih belum mengerti bahwa anak tersebut masih berlarian meski ia menegurnya. “Saya langsung menyapa. Hey, anak siapa malam-malam masih main di luar, dan saya kaget nya lagi mata anak itu merah sekali seperti ada sinarnya, terus anak itu lari pas saya tegur,” tambah Umi. Sementara, Udin (52) warga Kampung Kolam juga membenarkan cerita tersebut, bahwa penampakan tuyul selalu terlihat oleh warga yang tanpa sengaja melihatnya. “Disini sering ada nampak anak kecil lari-lari tengah malam, tak pakai baju, kalau orang sini dab tau itu tuyul, tapi yang jadi tuannya tak tau,” ucap udin yang juga pernah melihat penampakan tuyul tersebut. Waktu itu, ia menceritakan, bahwa dirinya saat itu sedang keluar rumah untuk membeli rokok dengan menyisir berjalan kaki ke kedai kecil yang tidak jauh dari rumahnya. “Pas saya mau beli rokok, waktu itu saya liat langsung ada anak kecil tak pakai baju dan kepala nya botak dan duduk di tepi jalan, pas saya samperin matanya merah seperti berdarah gitu, ya karena takut saya langsung lari pulang kerumah,” katanya. Selain itu, ia juga pernah melihat ular raksasa yang sering melintas jalan dan masuk ke parit yang ada di Kampung Kolam. “Disini juga sering ada ular besar, kata orang duku itu penunggu Kampung Kolam, dan kalau ada yang ketemu ya jangan diganggu, karena kalau diganggu bisa kualat,” ucapnya. Hingga saat ini penampakan tuyul masih menjadi buah bibir warga setempat, dan untuk penampakan ular penunggu merupakan cerita dari tetua kampung. (Red)