HARIANMEMOKEPRI.COM — Banjir dan longsor menghantam ratusan rumah warga di beberapa wilayah Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat,  Minggu (13/2023) malam.

Akibat terjangan banjir dan longsor yang melanda Ini, ratusan rumah terendam banjir serta akses jalan tertutup oleh material longsor.

Baca Juga: DPO Korupsi Proyek Lanjutan Pelabuhan Dompak Tahap VI 2015 Tertangkap Satreskrim Tanjungpinang di Tangerang

Terdapat tujuh Nagari (Desa_red) yang dilanda Banjir dan longsor tersebut yaitu Nagari Kapujan, Nagari Lubuk Begalung, Nagari Kape Panji, Nagari Kubang, Nagari Koto Merapak, Nagari Kopelgam, dan Nagari Amping Parak.

Kepala Bidang (Kabid) Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Defri Siswandi mengatakan, ada tujuh Nagari yang dilanda Banjir dan longsor terjadi Pesisir Selatan Sumatera Barat. 

Baca Juga: Peserta Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang Meningkat Dari Tahun Lalu, Dispora Siapkan Hadiah Ratusan Juta

“Sementara longsor di Kampung Jongah, Nagari Duku, XI Koto Tarusan yang membuat akses jalan utama Padang – Painan sempat tertutup,” jelasnya.

Defri merincikan, akibat banjir tersebut, diperkirakan ada ratusan rumah yang terendam banjir hingga kedalam mencapai 1 meter.

Baca Juga: Puncak Hasiarnas Ke 90 di Kepri, Ansar Ahmad Ucapkan Terimakasih Kepada Kementerian Kominfo

Defri menambahkan untuk longsor terjadi di dua lokasi yaitu di Kampung Tanjung, Nagari Duku Utara, Kecamatan XI Koto Tarusan, Pesisir Selatan menyebabkan dua unit rumah warga rusak berat tertimpa material longsor.

“Dari bencana ini tidak ada laporan korban jiwa. hanya kerugian materil,” tutupnya.

Baca Juga: Butuh Gypsum Berkualitas, Toko Bintan Gip Km 8 Tempatnya

Ia menuturkan, saat ini, pihak BPBD  sudah turun ke lapangan membantu warga yang rumahnya terendam banjir.***