Di tengah sorotan publik tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga memberikan klarifikasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Hendry Efrizal, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pembersihan secara bertahap dan proses penanganan terus berjalan.
“Benar, memang terdapat rumput seperti yang terlihat dalam postingan di media sosial. Namun kami sudah mulai melakukan pembersihan sejak hari sebelumnya, dan untuk titik yang dimaksud akan diselesaikan pada hari berikutnya,” ujar Hendry.
Dirinya menjelaskan, keterlambatan penanganan disebabkan keterbatasan anggaran dan tenaga kerja, sehingga pembersihan tidak dapat dilakukan sekaligus.
Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa pelabuhan tetap menjadi tanggung jawab dan terus dipelihara.
“Kami pastikan seluruh area pelabuhan sudah bersih dan siap sebelum kedatangan tamu dari negeri jiran. Ini menjadi perhatian serius kami,” terang Hendry.
Sementara itu, Kepala Bidang Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Dicky Kristianto, mengatakan bahwa kegiatan pembersihan sudah dimulai sejak pekan sebelumnya melalui tahap inspeksi lapangan untuk melihat kondisi dan kebutuhan penanganan.

